Jumat, 22 Januari 2010

Berpetualang Di Negeri Angin

Di suatu malam, Andi terbangun karena haus. Lalu Ia pergi ke ruang makan, tetapi Ia merasa ada yang mengikutinya dari tadi. Anehnya, saat Andi melihat ke belakang tidak ada orang yang mengikutinya. Sampai di ruang makan, Ia mengambil gelas dan mengambil air di dalam kulkas. Saat Ia menoleh ke belakang "Bu...!" suara kencang mengagetkan Andi sehingga Andi pingsan.
Ketika Andi bangun, Andi sudah tidak ada di rumahnya lagi, melainkan ada di tempat yang dingin. Karena Ia penasaran di mana Ia berada sekarang, Ia langsung melihat ke luar jendela dan " Hore! penyelamat kita sudah bangun!" suara kencang mengagetkan Andi lagi. "tunggu , di mana aku ? Siapa kamu?" tanya Andi, "Aku adalah pengikutmu yang akan terus mendukungmu untuk menyelamatkan desa kami ini dari serangan Raja Vonduer." jawab salah seorang. Lalu Andi dituntun oleh Seseorang keluar dan menerima semua persembahan yang telah dipersiapkan dari para rakyat. " Baik aku akan menerima ini. Tapi apakah ada seseorang yang ingin menjelaskan asal-usul desa angin ini? Dan mengapa kalian semua memilih aku menjadi penyelamat kalian? aku pasti tidak akan bisa melawannya sendiri, aku harus membawa teman-temanku yang lain di rumahku sendiri. Bolehkah aku membawa teman-temanku yang lain melihat desa ini?". Lalu seseorang maju dan berkata "Perkenalkan namaku Sisi, aku adalah keturunan dari Raja Dino, aku akan menjelaskan semua pertanyaanmu itu. Yang pertama asal-usul desa kami adalah dari sebuah planet yang dibuat oleh Dewa Angin. Kami memilih kamu karena dari sekian banyak manusia yang ada di bumi hanya kamu yang dapat kami percaya. Dan kami akan memperbolehkan kamu membawa teman-teman kamu ke desa ini asalkan mereka tidak merusak kabahagian kami semua. Jika kau ingin pulang, pintu untuk ke rumahmu itu ada di pohon sana. Jika kamu tidak kembali, kami akan menyeret kamu untuk membantu kami sebelum kami berperang dengan Raja jaht itu." ucapnya. "Baik, aku pulang dahulu ya! Lagipula kedua orang tuaku pasti khawatir dengan aku yang tidak ada di rumah. Aku harus pulang dulu ya..!!" jawab Andi.
Akhirnya Ia dapat kembali ke rumahnya kembali . "yes, aku dapat pulang lagi. Aku akan mengajak Ririn, Lilis, Firhan, Zenedia, Lary, dan Arni saja ya.". Akhirnya satu-satu teman Andi yang ingin diajak ke desa angin itu ditelepon.



Bersambung...

Sabtu, 05 Desember 2009

Keluarga Penyihir Berambut Merah

Di suatu Desa hiduplah seorang keluarga yang bahagia. Keluarga itu baru saja mendapatkan seorang bayi yang mereka beri nama Herma . Saat tumbuh besar herma tumbuh menjadi anak yang cantik, manis, baik, dan pintar. Umur 2 tahun saja Herma sudah dapat menghitung 1 sampai 100 . Suatu hari " Herma ...... ke sini sebentar ibu ingin berbicara denganmu !" suara ibu Herma memanggilnya . " ya bu, sebentar!" jawab Herma . 

"Herma ibu ingin saat kau besar nanti kau akan menjadi anak yang berbeda dari yang lainnya..............." ucap sang ibu . Tiba - tiba , " Ibu Mirka..... suami ibu tenggelam di sungai ! " ucap salah satu tetangga mereka . Mendengar berita itu Herma dan ibunya pergi cepat-cepat ke sungai . Ibu Herma kelihatan sdih melihat orang tuanya sedih . " Tenang saja ! Bapak Yohanes akan segera kami bawa ke rumah sakit . 

Sesampainya di rumha sakit cahaya terang muncul di hadapan Herma sehingga Herma terjatuh dan tidak sadarkan diri. Ketika bangun pakaian Herma berubah dan juga wajahnya berubah . " Herma gunakanlah kekuatan itu untuk berbuat baik ! janganlah kau menggunkannya untuk hal jahat !" suara seseorang ynag tidak tampak di depannya . Herma sangat terkejut . Ia tidak tahu kekuatan apa ini ? 

Setelah itu Herma pergi menemui ayahnya . Dengan keadaan tak sadar seluruh kekuatan Herma masuk ke dalam tubuh ayahnya sehingga ayahnya dapat sehat kembali.

Umur Herma semakin bertambah . Ia memutuskan untuk pergi ke luar kota dan menikah. Herma sukses hidup di kota dan mempunyai 2 anak. 

Sabtu, 14 November 2009

Menanam 1000 pohon

Hari jum'at ini Dina akan menanam 1000 pohon di sekolahnya. Dina membawa peralatan lengkap sebelum menanam. Ia membawa pot, sekop, sarung tangan, dan cangkul kecil. Dina senang karena Ia merasa pasti nanti akan mendapat hal yang baru.
Sampai di sekolah Dina kaget karena ada kakak-kakak mahasiswa dan mahasiswi datang mengelilingi taman di sekitar sekolahnya. Dan tiba-tiba..................................

BERSAMBUNG.......................

Sabtu, 24 Oktober 2009

Kisah Dua Orang Putri


Dahulu kala berdirilah sebuah kerajaan besar. Kerajaan itu
dipimpin oleh seorang raja bernama Daniel . Ia mempunyai
seorang istri bernama Putri Natalia , walaupun Ia telah menikah
dengan seorang raja , namun Ia masih belum menjadi seorang
ratu . Raja Daniel dan istrinya mempunyai 2 orang anak
bernama Anna dan Alice . Kedua anak itu adalah anak yang baik
, mereka saling menghormatisatu sama lain .
Suatu hari Putri Natalia berpikir, "bagaimana jika aku
menjodohkan Anna dengan Pangeran Erick " . Lalu , ia
menceritakan idenya kepada suaminya . Raja Daniel juga
menyetujui hal itu . Tanpa disengaja , Alice mendengar semua
obrolan mereka . Kemudian , Alice berlari ke kamarnya dan
menangis sejadi-jadinya . Anna yang khawatir , tidak
diperdulikanya. Dan Alice tak mau lagi menghormati Anna
sebagai kakaknya .
Suatu pagi , ketika Anna menegur Alice " Diam kamu!
Pergi dari kamarku. " bentak Alice kepada Anna .
"Ada apa Alice ? Mengapa kamu membentakku , apa salahku ? "jawab Anna .
Alice terdiam sambil menatap foto kedua orangtuanya . Airmatanya
mulai bercucuran . Anna pun semakin khawatir .
Setelah sedikit tenang , Alice mulai menceritakan segala masalah yan terjadi
sebenarnya . Anna pun menjadi sadar , dan ia memutuskan untuk pergi
meninggalkan istananya . Tanpa ia sadari , pembicaraannya dgn Alice diketahui
oleh salah satu pengawal ayahnya .


BERSAMBUNG......